Kultivar

KEGIATAN PENILAIAN KULTIVAR

  1. PENGUJIAN  ADAPTASI VARIETAS TANAMAN

Kegiatan Pengujian adaptasi Varietas Tanaman merupakan kegiatan uji adaptasi guna persiapan varietas dengan menggunakan benih sumber yang berasal dari hasil penelitian para pemulia swasta maupun pemerintah, atau hasil pemurnian varietas maupun benih impor.

Tujuan Pengujian Adaptasi Varietas Tanaman, adalah :

  1. Mengetahui kemampuan sifat atau karakteristik suatu varietas/ galur/hibrida/klon dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
  2. Memperoleh data yang akurat mengenai keunggulan yang dimiliki varietas/galur/hibrida/klon yang bersangkutan dibandingkan dengan varietas yang sudah ada atau varietas baru atau varietas yang sudah dilepas, sebelum varietas tersebut dilepas sebagai varietas unggul.
  1. PEMURNIAN VARIETAS.

Pemurnian varietas merupakan suatu usaha pengembalian mutu sesuai dengan keadaan varietas yang baku pada varietas yang sudah lama dilepas, atau memantapkan sifat-sifat unggul suatu varietas yang belum dilepas namun sudah tersebar/digemari dominan disuatu daerah.

Tujuan PemurnianVarietas, adalah :

  1. Mengembalikan mutu suatu varietas, baik varietas unggul yang telah berkembang disuatu daerah maupun varietas yang telah lama dilepas dari kontaminasi type simpang, sehingga menunjukan keseragaman baik pada fase vagetatif maupun generatifnya yang merupakan bentuk hasil yang dipanen, sesuai dengan deskripsi varietas yang baku.
  2. Tersedianya benih sumber dari varietas unggul yang dominan disuatu daerah untuk pengembangan produksi.
  1. PERSIAPAN PELEPASAN VARIETAS.

Persiapan Pelepasan Varietas merupakan kegiatan lanjutan dari Pengujian Adaptasi Varietas Tanaman yang memberikan harapan maupun pemurnian varietas yang belum dilepas untuk dilepas secara resmi sebagai varietas unggul.

Tujuan Persiapan Pelepasan Varietas, adalah memperoleh pengakuan secara resmi varietas-varietas unggul daerah yang telah tersebar sebagai varietas unggul, sesuai dengan prosedur  pelepasan varietas.

  1. INVENTARISASI PENYEBARAN VARIETAS.

Inventarisasi penyebaran varietas diperlukan untuk mengetahui proporsi/komposisi penyebaran jenis dan varietas tanaman yang ada pada suatu daerah di seluruh provinsi di Indonesia, baik yang sudah dilepas maupun yang belum dilepas, varietas lokal maupun introduksi (benih impor). Dari hasil inventarisasi penyebaran varietas tersebut dapat dilihat varietas yang paling dominan disuatu daerah dan memiliki potensi untuk dikembangkan di daerah lain yang sesuai kondisi agroklimatnya.

Tujuan Inventarisasi Penyebaran Varietas, adalah :

  1. Mengetahui jenis-jenis/varietas hortikultura (terutama yang sudah dilepas) dan luas penyebarannya di tiap propinsi diseluruh Indonesia.
  2. Mempelajari kemungkinan pengembangan suatu jenis tanaman/varietas hortikultura ke daerah lain yang sesuai kondisi agroklimatnya.
  3. Mengetahui penyebaran jenis/varietas yang benihnya berasal dari benih impor (varietas introduksi yang digemari petani)
  4. Mengetahui jenis/varietas hortikultura langka yang terdapat disuatu daerah, yang mempunyai prospek untuk dikembangkan.
  1. DETERMINASI POHON INDUK.

Determinasi atau penentuan/penetapan pohon induk bertujuan untuk memperoleh tanaman buah-buahan yang mampu dijadikan sumber benih untuk perkembang biakan selanjutnya baik sebagai pohon induk batang bawah maupun pohon induk batang atas.

Tujuan Determinasi Pohon Induk, adalah :

  1. Menjamin mutu dan kebenaran identitas varietas dari bibit buah-buahan yang beredar, sehingga didapatkan kepastian bahwa bibit sumber pohon induk tersebut benar-benar merupakan pohon induk yang diharapkan dan sesuai dengan sifat aslinya.
  2. Mempelajari adanya keragaman sifat unggul dari masing-masing pohon induk sebagai akibat dari faktor lingkungannya.
  3. Membantu petugas Pengawas Benih Tanaman di UPTD–BPSBTPH Provinsi Banten dalam melaksanakan kegiatan determinasi/pohon induk buah-buahan.
  1. PENGAWALAN PEMURNIAN VARIETAS KEDELAI.

Untuk mendapatkan benih bermutu varietas unggul kedelai, baik kebenaran varietas dan asal usulnya perlu dilakukan pengawalan selama pelaksanaan pemurnian varietas oleh Pengawas Benih Tanaman dari mulai proses dilapangan, panen, pasca panen dan pelabelan sehingga didapat kepastian jaminan mutu terhadap hasil pemurnian varietas tersebut.

Tujuan Pengawalan Pemurnian Varietas Kedelai, adalah :

  1. Mendapatkan kepastian kebenaran varietas dan mutu benih kedelai yang dihasilkan melalui pemurnian varietas sesuai dengan standar mutu yang berlaku.
  2. Menjamin ketersediaan untuk pemenuhan kebutuhan benih bermutu varietas unggul kedelai yang sesuai dengan standar mutu yang berlaku.



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: